Sunday, May 18, 2014

Cara Merawat Tanaman Hias Alocasia

Cara Merawat Tanaman Hias Alocasia | Baiklah para pecinta tanaman hias, anda sudah tahu cara merawat tanaman hias Alocasia?? agar kiranya tanaman hias alocasia kita tepat awet maka baiknya kita harus mengetahui cara merawat tanaman hias Alocasia, berikut penjelasannya:

1. Pencahayaan
Cara pencahayaan tanaman

Kebutuhan Alocasia terhadap sinar matahari berbeda-beda, tergantung jenisnya. Beberapa jenis Alocasia menyukai paparan sinar matahari penuh, terutama alocasia yang ukurannya besar. Alocasia inilah yang umumnya tidak tahan terhadap paparan sinar matahari langsung. Jenis alocasia inilah yang sering ditanam di pot dan dijadikan tanaman hias Indoor. Alocasia ini hanya membutuhkan pencahayaan dengan intensitas 30-45%.








2. Media Tanam

Keasaman tanah tempat tumbuh Alocasia umumnya berada pada kisaran 6 - 7,5. Karenanya, jika akan menanam alocasia yang di tanah (outdoor), sebaiknya dipilih lahan yang subur, gembur dan sedikit ternaungi, kecuali jenis tertentu yang tahan terhadap cahaya matahari penuh.

Media tanam tanaman hiasSementara itu, untuk penanaman alocasia di pot, media tanam yang dipilih sebaiknya bisa mengikat air, tetapi tidak berlebihan. Artinya, porositasnya juga baik. Pasalnya, alocasia menyukai media yang selalu lembap, tetapi tidak basah. Selain itu, media tanam untuk alocasia sebaiknya tidak terlalu padat dan tidak terlalu keras.

Berikut ini beberapa pilihan media tanam untuk menanam alocasia dalam pot.
- Kompos, sekam bakar atau sekam mentah dan andam, yang dicampur dengan perbandingan 1:3:6.

- Sekam bakar, kompos, pasir malang, dan andam, yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1:1.

- Humus daun bambu, pupuk kandang, dan cacahan pakis, yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1.

- Andam, sekam bakar, dan pasir malang, yang dicampur dengan perbandingan 2:1:1.

3. Penyiraman

Cara menyiram tanaman hiasTempat tumbuh atau media tanam alocasia harus dijaga agar tidak kekeringan . Karenanya, perlu dilakukan penyiraman secara rutin. Jika cuaca sedang panas, penyiraman alocasia sebaiknya dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Namun, jika sedang mendung, penyiraman cukup dilakukan sekali, yakni pada pagi hari.

Penyiraman alokasia bisa dilakukan dengan sprayer yang memiliki lubang nozel halus. Atur nozel agar semprotan air tidak terlalu kencang, karena tangkai atau pelepah daun yang masih kecil bisa patah. Siram tanaman secukupnya, cukup sampai media tanamnya lembap dan tidak terlalu basah.

Air yang digunakan sebaiknya dipilih yang berasal dari sumur, karena kemungkinan mengandung kaporit sangat kecil. Jika menggunakan air PAM, sebaiknya endapkan terlebih dahulu air tersebut selama satu hari sebelum digunakan.

4. Pemupukan

cara memupuk tanaman hiasPupuk yang paling praktis dan paling sering digunakan untuk alocasia pot adalah pupuk NPK yang bersifat slow release. Misalnya, Dekastar 18-9-10 dengan kemasan hijau yang kandungan nitrogennya tinggi. Pupuk ini cukup diberikan setiap 3-6 bulan sekali dengan dosis 1 sendok makan per pot.

Alocasia juga bisa dipupuk dengan pupuk cair organik atau pupuk yang penggunaannya dilarutkan terlebih dahulu seperti Growmore. Pilih komposisi N-nya lebih tinggi. Pupuk tersebut bisa disemprotkan ke daun atau ke media tanam seminggu sekali dengan dosis sesuai anjuran. Sementara itu, untuk alocasia yang ditanam sebagai elemen lanskap, pupuk yang paling tepat adalah kompos. Selain memberikan nutrisi pada tanaman, kompos juga dapat memperbaiki struktur tanah.

5. Repotting

Cara repotting tanaman hias
Repotting biasanya dilakukan apabila ukuran tanaman sudah terlihat tidak proporsional dengan wadah, media tanam sudah terlalu padat, batang sudah terlalu tinggi, atau muncul anakan baru yang hendak dipisahkan. Berikut tahapannya:

- Keluarkan tanaman dari pot alam
- Potong sebagian akar, terutama yang sudah mati atau tua.
- Jika terdapat anakan, bisa dipisahkan menjadi tanaman baru.
- Siapkan pot baru yang sesuai dengan ukuran tanaman.
- Isi dengan media baru hingga mencapai setengah bagian pot
- Letakkan tanaman ditengah pot, lalu tambahkan media hingga memenuhi bibir pot.
- Siram tanaman secukupnya, lalu letakkan di tempat teduh.



Demikianlah artikel tentang cara merawat tanaman hias Alocasia. Jika mau melanjutkan, silahkan baca cara mengendalikan hama dan penyakit tanaman hias Alocasia.?

Saturday, May 17, 2014

Mengenal Tanaman Hias Alocasia

Mengenal Tanaman Hias Alocasia | Nama Alocasia saat ini memang belum sepopuler kelompok Araceae lainnya. Sebut saja tanaman hias seperti anthurium, aglaonema, philodendron, dan caladium yang namanya sempat merajai pasar tanaman hias saat ini dan beberapa dekade silam. Namun, sosok Alocasia yang eksotik juga memmungkinkan untuk menjadi tanaman hias daun favorit. Daun Alocasia tebal dan memiliki urat daun menonjol dengan pola yang bermacam-macam. Karakter daun seperti inilah yang banyak digemari hobiis tanaman hias daun akhir-akhir ini. 
tanaman hias alocasia

Umumnya, Alocasia ditemukan tumbuh di dekat sungai atau rawa, tetapi ada pula jenis yang tumbuh di lereng-lereng pegunungan, daerah bebatuan, perbukitan terjal, hingga areal terbuka dengan kelembapan berkisar 80-90%.

Karena perbedaan itulah, intensitas cahaya yang dibutuhkan berbeda-beda. Alocasia yang bersosok besar dan tinggi biasanya membutuhkan cahaya lebih banyak, sedangkan Alocasia yang bersosok mungil pencahayaannya tidak berlebih. Sebab, Alocasia tersebut biasanya tumbuh di bawah rerimbunan pohon. Dengan demikian, alocasia cocok dijadikan tanaman hias pot ataupun sebagai tanaman hias di taman (landscape). Berikut ini morfologi tanaman alocasia.

Daun
Daun Alocasia

Daun merupakan salah satu mahkota yang dimiliki Alocasia. Ukuran, bentuk dan warna daun merupakan nilai keeksotisan tanaman ini. Secara umum daun Alocasia ada yang disebut dengan peltate dan sagittate. Peltate artinya tangkai daunnya agak menjorok ke tengah daun. Sementara itu, sagitatte memiliki ciri tangkai daunnya berada di pinggir cuping.

Bentuk daun Alocasia sangat beragam, dari segitiga, bulat, jantung, kipas, corong, keris, hingga yang berbentuk seperti ikan pari. Tepi daunnya juga bermacam-macam, ada yang rata, ada yang berlekuk. Ada pula yang bergerigi seperti gergaji. Jika dilihat dari pertumbuhan daunnya, ada Alocasia yang tumbuh dengan daun rimbun, ada pula yang hanya mempunyai 1-2 helai daun. Tangkai daun juga variatif, ada yang kokoh, lentur, berbulu, tidak berbulu, polos, hingga bercorak seperti kulik tokek.

Bunga.

Tongkol Bunga AlocasiaUmumnya, perbungaan pada famili Araceae terdiri atas dua bagian penting, yaitu seludang atau spate dan tongkol atau spadix. Seludang berfungsi untuk melindungi tongkol bunga. Warna seludang umumnya beragam dan berbeda antara satu jenis dan jenis yang lainnya. Saat masih muda, seludang membungkus tongkol dengan rapat. Dan pada usia tertentu seludang akan mekar, sehingga tongkolnya akan terlihat.

Tongkol bunga merupakan salah satu bagian penting dari proses penyerbukan. Di dalamnya terdapat bunga jantan dan betina. Umumnya, bunga jantan berada di atas bunga betina. Tanda bunga betina yang telah matang adalah berlendir.





Buah dan Biji

Bentuk buah Alocasia umumnya seperti biji kopi yang berukuran tidak lebih dari 2 cm. Jika sudah matang buah Alocasia akan berwarna merah. Jika dipencet, buah yang sudah matang akan mengeluarkan biji-biji kecil berwarna cokelat dan bisa digunakan untuk perbanyakan secara generatif.

Batang

Buah  Alocasia
Batang Alocasia akan terlihat jika pertumbuhannya sudah agak tinggi. Alocasia yang subur dan sudah cukup dewasa dapat menghasilkan 5-8 bibit baru. Itupun jika perbanyakannya atau pemotongannya dilakukan secara benar, yakni dengan memperhatikan mata tunas.

Akar.

Salah satu keunikan Alocasia adalah akarnya menghasilkan bulbil atau semacam umbi, umumnya terletak di ujung akar yang keluar dari pagkal batang. Bulbil ini jika dibiarkan akan menghasilkan anakan baru yang tumbuh dari indukan. Karena itu, salah satu perbanyakan alocasia adalah dengan menanam bulbil ke dalam media yang baru.

Tuesday, May 13, 2014

cara membuat masakan padang gulai kepala ikan

cara membuat masakan padang gulai kepala ikan | Gulai Kepala Ikanmerupakan salah satu masakan padang yang paling banyak diminati. Gulainya sangat enak sekali dan rugi jika kita tidak pernah masakan padang ini. Masakan ini kita bisa dapatkan di berbagai Rumah makan padang yang tersebar di seluruh Indonesia, akan tetapi jika anda ingin membuatnya maka disini kita akan mencoba memasak memakai resep masakan padang dari buku "Resep Komplit Masakan Padang", berikut resep masakan padang gulai kepala ikan:

Sediakan bahan-bahan membuat masakan padang gulai kepala ikan

- 850 gram kepala ikan kakap, potong ikannya jadi 2.
- 10 lembar daun salam
- 1 batang serai, dimemarkan
- 1 lembar daun pandan, daunnya harus disobek-sobek lalu ikat.
- 750 cc santan dari 1 btr kelapa
- 2 sdm kelapa parut, sangrai, tumbuk halus
- 3 sdm minyak
- 5 buah belimbing sayur, belah jadi 2.
- 1 sdm air jeruk nipis
- 2 sdt garam

Bumbu Halus

- 15 buah cabai merah
- 1 cm kunyit, cincang
- 1 cm jahe, cincang
- 7 btr bawang merah
- 3 btr bawang putih
- 1 sdm ketumbar, sangrai
- 1/2 sdt jinten, sangrai
- 1/4 sdt adas manis, sangrai
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdm asam
- Garam menurut selera

resep masakan padang

Cara membuat masakan padang Gulai Kepala:

1. Lumur kepala ikan kakap dengan air jeruk nipis dan 1/2 sendok teh garam hingga rata, biarkan 1/2 jam,  tiriskan, lalu lumuri dengan kelapa tumbuk hingga rata, kemudian sisihkan.

2. Haluskan cabai merah, kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, adas manis, merica bubuk, asam dan 1/2 sdt garam.

3. Panaskan minyak, tumis bumbu yang telah dihaluskan, serai dan daun pandan hingga harum, lalu tuangi santan, aduk rata, didihkan.

4. Masukkan daun salam, belimbing sayu dan kepala ikan kakap serta kelapa tumbuk, aduk rata, lalu masak dengan api sedang sampai seluruhnya matang dan kuah agak berminyak sambil sesekali diaduk, angkat.

Gimana?? mudahkan cara membuat masakan padang gulai kepala ikannya. Masih kurang puas dengan artikel diatas dan mau mencoba masakan lain, kalau begitu silahkan anda buka-buka saja artikel yang ada disitus ini. Oke


Demikianlah informasi tentang cara membuat masakan padang gulai kepala ikan, semoga ini bermanfaat. Sekian dan terimakasih..